KURANJI JOGED PALINGGAM

Aku ingin musim dengan jatuhan daun ampalam muda di sepanjang jalur Kuranji, tebaran sisik ikan di tepian muara Subarang Padang, lagu gamad dan joged balanse madame membahana di losmen-losmen tua sebalik pecinan. Serta pesta kembang api setelah petang bergerimis di permulaan tahun naga, dengan lampion, umbul-umbul merah menggantung di setiap pangkal jalan klenteng. Putar lagu itu, aku ingin dengar lagu yang itu… Dan tentu lagu haru biru tentang kamu, duh, gadis Palinggam dengan mata sipit yang seakan menyauh gerak lengan penarik pukat. Lagu haru biru yang melulu membuat udara kota diperam angin garam. Ombak Puruih, di ombak Puruih… di angin yang bergetar itu aku harap getar betismu masih serupa dulugetar betis kuda muda penarik bendi di simpang empat Pasar Raya. aku ingin benar musim seperti itu, seperti dulu, serasa gerakan jarum jam akan berbalik ke belakang. Aku ingin ke Gunung Padang di Minggu pagi, nasi berbungkus daun pisang, dan sebungkus besar kacang tojin.

Tapi di kota ini, hari-hari adalah kenangan yang terbenam, angan yang terbuang, dan pengaminan bagi kekaburan hari depan: seperti kisah film India paling sedih yang pernah kita tonton di Bioskop Raya. Kenangan itu, lagu itu, di ombak Puruih, tahun percampuran hujan lebat dan terik panas yang kita pendam dalam dada berdua. Ya, seperti sajak yang kutulis diam-diam dalam malam: ada tangis tergadai dalam lipatan bahasanya.

Aku ingin musim itu, musim dengan jatuhan daun ampalam muda di sepanjang jalur Kuranji, ombak gila di air pasang-surut saat purnama, gaung terompet kapal gadang saat merapat di Teluk Bayur, dan tentu jagung bakar tiga seribu di sepanjang pantai Padang. Bagaimana kalau kita lihat matahari terbenam di Bukit Lampu? Seperti kemarin masih baru, kau dan aku adalah hari lalu, di tahun berat, di geriap kota yang terus membahasakan ingatan serupa pandangan yang terbuang: aku ingin musim itu, hari lalu, dan kamu yang masih itu…

2011

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s