KARAMKAN, KARAMKANLAH

–mendengar lagu Oslan Husein

 

Kita percaya, selagi di antara dahan-dahan pohon
pada pantai yang melandai ini burung tempua masih
bersarang rendah, selagi kapal-kapal di tasik melepas
sauh dalam dendang haru anak dagang, perseturuan
kita masih akan seperti deru-hantam ombak gadang.
 
Apa yang kandas, kandaslah
apa yang tumpas, tumpaslah
dan apa yang lepas, telah aku biarkan.
 
Kita percaya, di antara celah karang ada sekelompok
kepiting yang dengan sendiri memisahkan kakinya
di ketenangan pasir ada pati garam yang mengalihkan
ribuan tahun dendam pembiaran, dan pada ini semua
aku percaya bakal dikaramkan.
 
: karamkan, karamkanlah,
aku ingin kau yang mengaramkan!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s