KE ARAH BATANG MUAR

ke arah batang muar, sisa hujan pada muara tinggal jejak hitam di lantai sampan. “ke arah ini, serupa pucuk pohon, kangen selalu ditambat-ditumbuhkan.” tapi selalu ada malaikat bertubuh kurus dengan punggung lebam mematahkannya seketika. dan di sini, aroma kayu basah pada sampan sekalian dayung adalah doa penerimaan
  
2010
 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s