RUSTAM DAN SEBUAH LAGU TENTANG GELOMBANG SEBELUM MALAM

–mendengar gamad Rustam Raschani

Sebelum hari naas itu, Rustam memainkan lagu tentang gelombang
sebelum malam. Dalam lagu, nasib barangkali pisau bermata dua
pisau lepas ulu, runcing di ujung runcing di pangkal dan pada apa
kami akan berpegang? Rustam memainkan lagu tentang gelombang
sebelum malam. Orang-orang berjoget dibuatnya, mengayunkan selendang, menggetarkan tulang pinggang hingga pangkal selangkang.  

Tapi perahu-perahu tertambat di air tenang itu akhirnya terbalik juga
jalan runtuh ke dalam muara, rumah-rumah melepaskan jendela
dan seisi pasar seakan habis diamuk orang gila.  

Rustam memainkan lagu tentang gelombang sebelum malam
lagu cinta orang muda, lagu penghabisan orang kasmaran, sebelum
hari naas membuatnya meremas isi dada. Duh, cinta telah dijahit-
disulam bertahun namun sebentar lagumu menyudahkannya!  

September 2014

Dimuat di Riau Pos, 28 September 2014

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s