CINDUA MATO KEPADA LENGGO GENI

Di tebing-tebing itu suara akan terus berpatulan, Lenggo
ke dalam batu, ke liang getah gaharu, ke ruang lebah madu
angin terus timpa-bertimpa
kugerakkan udara mati sampai ke pangkal samudera
di mana kapal-kapal terbentur hingga remuk tiada lagi berbentuk

dan serpihan
papan dinding
hingga lambung
akan kujadikan alas ranjangmu

Tidur akan terus membuat gelombang gadang, Lenggo
laut bertaut bersama dengkur
pulau paling luar, bahkan butir pasir
akan terhisap jauh ke pusaran labirin mimpi
sementara maut dengan girang terus berloncatan
antara loteng dan kasur
membentur-bentur pangkal dipan

dan pagi
belum akan membebaskan kita
dari berabad kutukan itu

Maka aku eratkan lilitan kain pada pinggang
kusarungkan sepasang kuku harimau tua
dan sebelum kokok pertama
taji ayam selesai sudah kuasah tajam

di hadapanku kini cuma ada bumbungan api
gelanggang gadang di mana seisi kampung terbakar perlahan

kuda-kuda dengan daging melepuh
kuda-kuda dengan tungkai kaki patah
dengan geraham remuk
kepala tercabut dari leher dan hanya tersisa suara: ngehrrr…

ngehrrr… terdengar
bergaung menjauh

kampung-kampung malang, kuda-kuda teramat malang
kita memang akan terus bergerak di antara malang demi malang
hingga sebuah kitab berupa jalan nasib
akan dicatat dengan teramat rapi
kitab dari mulut ke mulut
kitab tanpa penting lagi diusut benar atau tidak kisahnya.

Hingga suatu ketika nanti
orang-orang akan mendendangkan kitab itu
dari pintu ke pintu rumah
di bangku buruk lepau kopi
di pelataran kedai nasi
mereka berdendang tiada mengenal hari
dari mata membulalak hingga badan terjungkal tidur

Depok, 2017

 

Dimuat di Padang Ekspres, Minggu, 16 Juli 2017

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s