OBITUARI LEON AGUSTA: SEMUA SUDAH DIMAAFKAN, SEBAB KITA PERNAH BAHAGIA (DAN MAKALAH LAINNYA)

Makalah ini dibacakan saat “Diskusi Kamis: Warisan Sastra Indonesia” dalam program LIFEs (Literature & Ideas Festival Salihara) 2017, Kamis, 12 Oktober 2017, Pukul 19.00 – 21.00 WIB. Sesi ini membicarakan sastrawan Indonesia yang meninggal dua tahun belakangan (2015-2017). Dalam sesi ini dibicarakan pula mengenai Gerson Poyk oleh Berto Tukan dan Korrie Layun Rampan oleh Hasan Aspahani.

….

Sila unduh:

Esha Tegar Putra, Semua sudah dimaafkan

 

Terima kasih Rebecca Kezia dan Alpha Hambali sudah memberikan soft-file tulisan beberapa pembicara dalam prgram “Diskusi Kamis: Warisan Sastra Indonesia”. Kecuali Heru Joni Putra yang ingin memperbaiki kembali tulisannya dengan beberapa penambahan data, berikut saya bagikan tulisan Berto Tukan, Ni Made Purnama Sari, dan Hasan Aspahani:

Berto Tukan – Gerson Poyk: Pengembara Satir dari Rote

Hasan Aspahani – Korrie Layun Rampan dan Lengang Daerah Perpuisian

Ni Made Purnama Sari – Hamsad Rangkuti dan Rupa-rupa Rekaan yang Menjadi

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s