SARAJEVO, 23 TAHUN PASCA PENGEPUNGAN

IMG_3154 - Copy

Salah satu jalan di Sarajevo

Dua jam menaiki pesawat dari Ataturk Airport (Istanbul, Turki) ke Sarajevo International Airport membuat mata saya kelimpanan. Pukul 19.20 waktu Istambul, kota itu masih terang ketika pesawat lepas landas dan Sarajevo juga masih belum gelap betul ketika pesawat yang saya tumpangi mendarat, pukul 20.20 waktu Sarajevo. Waktu Sarajevo mundur satu jam dari Istanbul dan lima jam dari waktu di Padang (WIB). Jauh hari sebelum melaksanakan program residensi penulis Indonesia dari Komite Buku Indonesia (KBN) yang bekerjasama dengan Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, saya sudah memasang aplikasi perpedaan waktu dunia, termasuk prediksi cuaca, dan saya mengetahui matahari baru akan tenggelam penuh pukul 21.00 waktu Sarajevo.

 

Baca lebih lanjut

ENJOY SARAJEVO!

IMG_3336

Vijecnica/Sarajevo City Hall

Di Sarajevo, lonceng gereja berdentang-dentang beberapa kali dalam satu jam, lantunan suara azan terdengar mengalun dari menara-menara masjid setiap waktu salat akan masuk. Musim panas seakan tidak berarti apa-apa bagi kota yang pernah mengalami masa pengepungan terlama dalam sejarah dunia modern dunia–pengepungan selama 1.414 hari dari tahun 1992 sampai 1995. Hujan turun tidak menentu. Suhu bergerak antara 12 C sampai 28 C. Musim panas seperti bukan benar-benar musim panas di Sarajevo.

Baca lebih lanjut